Sabtu, 09 Januari 2010

Konflik 1965 tonggak lahirnya Vespa Super

Pada Januari 1965, Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu.
Secara resmi, pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalu perbatasan Indonesia. Tetapi, unit seperti Special Air Service, baik Inggris maupun Australia, masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). Australia mengakui penerobosan ini pada 1996.

Pada pertengahan 1965, Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada 28 Juni, mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau, Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary.

Pada tahun yang sama Vespa juga berperang menguasai Pasar otomotif dengan mengeluarkan beberapa Varian berikut ini

1. Vespa 50N

2. Vespa 90 Super Sprint

3. Vespa 125

4. Vespa 125 Super

5. Vespa 150 Super
6. Vespa 180 Super Sport


Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya kudeta. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.

Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Kekerasan berakhir bulan Juni, dan perjanjian perdamaian ditanda tangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian.Namun Motor Vespa yang diproduksi pada tahun tersebut masih bisa kita jumpai sampai saat ini.Sunguh kendaraan yang mengingatkan pada Konflik berdarah saat itu>
»»  BACA SELENGKAPNYA

Jumat, 08 Januari 2010

Profil Rocket Rockers




Rocket Rockers lahir pada tahun 1998 dengan nama awal Immorality President (Firman guitar/voc, Aska guitar/voc, Bisma bass/voc, Doni drums), namun nama itu hanya berjalan sekitar 1 tahun saja, karena vokalis yang pertama keluar karena satu dan lain hal. Sehingga pada tahun 1999 para personelnya masih mencari vokalis, dan akhirnya mereka mendapatkan seseorang yang bernama Ucay yang baru saja keluar dari band skate rock terdahulunya New Kicks On The Board. Setelah Ucay masuk, nama Immorality President berubah menjadi Rocket Rockers dengan pertimbangan membuat image baru yang lebih fresh. Terciptalah Rocket Rockers dengan formasi awal: (Aska guitar/voc, Ucay vocal, Bisma bass/voc, Doni drums). Dengan formasi 4 personel, Rocket Rockers memulai dari bawah. Menjadi band seleksian untuk mendapatkan panggung, menjadi bagian paling memorable, dimana mereka merasakan jerih payah sulitnya mendapatkan panggung di kota sendiri (Bandung). Berbagai penolakan dari acara-acara yang dimasuki menjadi cambuk bagi mereka untuk terus keep on the line dan tidak mengikuti trend musik yang sedang hype waktu itu, karena musik yang Rocket Rockers bawakan masih jarang bergema di panggung-panggung bawah tanah dan pensi-pensi. Sampai akhirnya mereka membutuhkan 1 lagi personil untuk mengisi posisi guitar agar lebih harmoni. Lalu masuk Lope mengisi posisi rhythm. Dengan formasi berlima, merekapun mulai dikenal di berbagai acara kampus, pensi dan underground (walau Rocket Rockers tidak mengklaim diri sebagai band underground, karena mereka hanya ingin bermain musik, that�s it ). Namun mereka sangat dekat sekali dengan semua komunitas/scene independent dikotanya maupun diluar kota, sehingga banyak link yang mensupport propaganda mereka. Salah satunya dengan masuknya Rocket Rockers ke kompilasi-kompilasi seperti Fallen Angel, Still Punx, Still Sucks!, No Place To Get Fun, Bad Tunes And Some Ordinary Things, Ripple (Demo) #8, New Generation Calling, Hati Keccil (vcd bmx). Rocket Rockers juga sempat menjadi salah satu band pembuka Skin Of Tears (band punkrock asal Jerman) di Dago Tea House Bandung.

Sampai akhirnya pada tahun 2001 ketika mereka main di acara Bazzar SMU Taruna Bakti Bandung, aksi panggung mereka dilirik oleh Robin Malau (mantan gitaris band hardcore legendaris: Puppen). Robin pada waktu itu menawarkan Rocket Rockers untuk menjadi band perwakilan Volcom, karena Puppen yang pada saat itu disponsori oleh Volcom Indonesia akan bubar jalan. Kontan mereka cukup shock dengan penawaran tersebut, karena tidak menyangka sama sekali. Jalan sudah terbuka, dan mereka berpikir inilah saatnya untuk maju ke level berikutnya. Rocket Rockers-pun mulai dikenal di komunitas skateboard seiring seringnya mereka main di acara skateboarding seperti acara Volcom itu sendiri, kejuaraan Indonesia Skateboard Association (ISA), dll. Hampir sekitar 6 bulan jalan dengan di-endorse oleh Volcom, akhirnya Rocket Rockers resmi kontrak dengan Volcom Indonesia pada tanggal 1 Juni 2002. Belum sebulan setelah resmi kontrak dengan Volcom, Rocket Rockers juga mendapat kontrak sponsor dari produk kacamata skate/surf Electric sunglasses.

Pada bulan Agustus 2002 akhirnya Rocket Rockers mengeluarkan album pertamanya yang bertitle “Soundtrack For Your Life” dibawah label indie Off The Records. Album “Soundtrack For Your Life” cukup mendapatkan respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Sampai suatu saat, single lagu “Finishkan” menjadi No.1 beberapa minggu di chart indie Radio Prambors. Berbagai media masa cetakpun memprediksikan Rocket Rockers menjadi “The Next Big Thing” (Hard Act To Follow Next Year) bersama Superman Is Dead, The White Stripes, The Hives dan The Vines �Majalah HAI No.45 11 Nov 2002-. Juga beberapa media massa seperti Boardriders, Ripple Magazine, Pause Magazine, Gadis, Kawanku, Pikiran Rakyat, dll mulai banyak mengulas Rocket Rockers. Untuk video clip, Rocket Rockers memilih single “Tergila” garapan Cerrahati dan sudah tayang di MTV. Pensi-pensi sampai acara independent-pun banyak mengundang Rocket Rockers untuk menjadi bagian dari acara. Sampai akhirnya gaung Rocket Rockers mulai merambah ke luar kota dan pulau. Sebutlah Jakarta, Bekasi, Subang, Pandeglang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, sudah dilalui dan undangan dari Medan, Bali, Balikpapan, Ujung Pandang, Singapore terus meramaikan e-mail dan guestbook di website. Melihat demand yang semakin tinggi terhadap Rocket Rockers, membuat mereka harus menjalankan band dengan profesional, sampai akhirnya bergabung dengan Soda Music Development bersama Burgerkill. Tata management yang rapih dan profesional sudah dilaksanakan Rocket Rockers untuk berbagai kepentingan seperti negosiasi acara, masuk kompilasi, soundtrack, merchandise, sponsorship sampai website.

Setelah album pertama sukses di pasaran hingga mencapai angka 10.000 copy lebih, bulan Agustus 2003 Rocket Rockers habis kontrak dengan Off The Records. Namun sayang, Off The Records tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada Rocket Rockers, malah semakin mis-komunikasi. Lalu di akhir 2003, Doni (drummer) resmi mengundurkan diri dari Rocket Rockers untuk menyelesaikan studi-nya. Posisi drum lalu di ganti oleh Ozom (Khrisna) dan menjadi personel tetap. Ozom sempat juga aktif membantu di beberapa band seperti Killed By Butterfly, Authority, Marvel, LBL, dll. Dengan modal seadanya akhirnya Rocket Rockers membuat 5 lagu demo live untuk merilis E.P mereka sendiri dengan records sendiri. Namun tanpa di duga, akhir tahun 2003 Sony Music memberikan tawaran untuk merilis album. Rocket Rockers akhirnya resmi kontrak 6 album dengan Sony Music. Sampai akhirnya keluarlah album ke 2 mereka yang ber-title “Ras Bebas” berisikan 15 lagu. Informasi terakhir, website Rocket Rockers juga sudah masuk ke dalam punkrock.org bersama band-band international lainnya.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Kamis, 17 Desember 2009

RRF BANDUNG mengadakan acara ROCKLAMASI

Sebagai bentuk kekompakan ROCKET ROCKFRIENDS BANDUNG mengundang ROCKET ROCKERS untuk hadir di acara peresmian ROCKET ROCKFRIENDS BANDUNG. Yup RRF Bandung membuat acara ini sebagai bentuk kekompakan dan sarana untuk sharing, gathering dan ajang silaturahmi.

Acara ROCKLAMASI ini bakalan diadain pada:


Sabtu 26 desember 2009 @ Chill Out Jl. Sukajadi No.207
Jam 16.00-21.00

Live Performance ROCKET ROCKERS dan ROCKET ROCKFRIENDS

HTM:
Rp. 25.000,- (khusus RRF resmi)
Rp. 30.000,- (umum)
tiket bisa dipesan mulai tanggal 10-23 desember 2009 di harmonieux , setiap hari senin-jumat pukul 12.00 - 16.00

TIKET TERBATAS !

CP :

ARSHA (bandung TIMUR "rancaekek') : 085722244645
UZAI ( bandung TIMUR "antapani") : 08999491966
RENDY (bandung TENGAH) : 085222622289
ANGGA (bandung BARAT) : 085722360324

catatan : sebelum ke harmoniuex untuk beli tiket hubungi dulu CP nya, karena CP yang akan melayani tiket kalian .
»»  BACA SELENGKAPNYA

Senin, 23 November 2009

PERJALANAN VAC INDONESIA

Tahun 1884 di Genoa, Italia adalah Rinaldo Piaggio yang memulai bisnisnya dengan peralatan kapal. Tahun 1921 berdiri pabrik di Pontedera yang merupakan pusat produksi untuk pesawat terbang. Setelah hancur karena PD II, anak Ranaldo Piaggio, Enrico Piaggio memutuskan untuk memfokuskan perusahaan tersebut untuk membut kendaraan pribadi.

Bersama Corradino D'Ascanio seorang insinyur yang merancang helikopter, dibuatlah kendaraan roda dua dengan body monocoque dan dirancang fork depan dan belakang seperti roda pesawat agar mudah ketika akan mengganti ban. Setelah melihat kendaraan tersebut setelah jadi, Enrico Piaggio berkata 'Sembra una Vespa! Teriakan tersebut mengungkapkan bahwa kendaraan yang sudah jadi tersebut cenderung menyerupai tawon, serangga yang sangat berguna bagi manusia. Oleh sebab itu, maka hingga kini kendaraan tersebut diberi nama Vespa.

Pada awal kedatangannya, Vespa mempunyai saingan berat scooter Lambretta, sekarang otomatis Vespa sebagai motor scooter konvensional tidak mempunyai saingan lagi. Pasar sepeda motor Indonesia yang unik tidak memberikan kesempatan kepada Vespa untuk menjadi besar. Merek yang diedarkan oleh PT Dan Motor Indonesia ini mempunyai penggemar fanatik dan klub-klub penggemar Vespa (terutama Vespa klasik) menjamur di berbagai kota di Indonesia, termasuk Vespa Antique Club (VAC).

VESPA ANTIQUE CLUB

Vespa Antique Club (VAC) Indonesia berdiri pada 28 Oktober 1993 di Bandung, Jawa Barat. Awalnya, VAC Indonesia merupakan impian banyak anggota yang sebelumnya tergabung dalam VAC Jawa Barat yang diprakarsai oleh Drs. Solehudin dengan NRA 001, Drs. Acep Rahmat SH dengan NRA 002, Franky Rahmat dengan NRA 007, Dodo Suhendar dengan NRA 004, serta puluhan anggota VAC lainnya.

Dengan segala keterbatasan dan kecintaan terhadap sepeda motor yang saat ini sudah kurang diminati tersebut, VAC Indonesia memulai segala kegiatan yang bersifat positif. Bukan hanya sekedar touring ke berbagai kota di seluruh Indonesia, melainkan juga kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial. Pendeknya, VAC Indonesia merupakan sebuah organisasi yang bukan berkonotasi negatif seperti club-club sepeda motor lainnya.
Digunakannya kata 'Antique' sebenarnya hanya ucapan spontan masyarakat ketika melihat dan memperhatikan bentuk Vespa.

LAMBANG DAN MASKOT ORGANISASI

Lambang organisasi Vespa Antique Club adalah berupa Perisai Bulat yang di tengahnya bergambar Vespa berdasar warna hijau, putih, dan merah. Tulisan Vespa Antique Club mengelilingi gambar tersebut ditambahkan dengan tulisan kedudukan organisasi tingkat cabang dan ditambahkan dengan tulisan Indonesia di bagian paling atas. Warna dasar lambang memberikan arti, hijau kedamaian dan kesejukan, putih adalah kesucian, dan merah adalah keberanian. Secara keseluruhan, warna tersebut dapat diartikan dengan berani menghadapi tantangan dalam kedamaian dan kesucian hati.

Sementara maskot Vespa Antique Club adalah atribut khas organisasi berupa gambar abtsrak serangga jenis lebah atau yang juga dikenal dengan sebutan lebah. Lebih dari itu juga ditambahkan dengan lambang Vespa yang bermakna anggota perkumpulan VAC yang memiliki sifat dan perilaku seperti kehidupan lebah yaitu memiliki persatuan dan kesatuan dalam sikap, tekad, dan gerak dalam membangun serta memperkokoh komunitas dari kesamaan hoby pada Vespa.

Kebersamaan yang dimiliki VAC berdasarkan pada prinsip kekeluargaan. Kepekaan dan kepedulian terhadap upaya penanggulangan permasalahan yang terjadi bukan saja dalam organisasi, melainkan juga di sekeliling organisasi. Berdedikasi dan berloyalitas terhadap tegaknya kehormatan dan keharuman nama organisasi merupakan tekad utama seluruh anggota VAC.

ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN

Kegiatan organisasi VAC yang berangkat dari kesamaan hoby sebelumnya memang lebih mengedepankan aspek silaturahmi, menyalurkan hoby otomotif, dan melakukan perjalanan wisata dengan berkendara. Meski konsep penyelenggaraan terkesan sederhana dan tidak terlalu formal, namun pengurus dan pendiri sepakat untuk tetap menerapkan disiplin keanggotaan seperti berdirinya cabang baru, memberi nomor Nomor Registrasi Anggota (NRA), hingga memberikan sanksi pemecatan kepada anggota yang melanggar ketentuan organisasi VAC.

Melalui proses perjalanan yang cukup panjang serta berbagai upaya pembenahan dan penyempurnaan dari setiap periode kepengurusan, VAC telah banyak mengalami perkembangan dan peningkatan, baik dalam program kerja, jenis kegiatan yang diselenggarakan, organisasi dan keanggotaan, mau pun dalam hal persamaan visi dan misi organisasi pada masa-masa mendatang.

Keanggotaan VAC kini tidak lagi ada di Bandung sebagai kota kelahiran, melainkan sudah menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat dan luar Jawa Barat. Dan perkembangan terakhir komunitas pemilik dan pengendara Vaspa di bawah panji organisasi VAC Indonesia antara lain adalah :

VAC Bandung Raya
VAC Bogor
VAC Indramayu
VAC Jakarta
VAC Pangandaran
VAC Purwakarta
VAC Subang
VAC Sukabumi
VAC Sumedang
VAC Tasikmalaya
VAC Garut
VAC Cirebon
VAC Serang Banten
VAC Lampung
VAC Lubuk Linggau
VAC Padang
VAC Pariaman
VAC Makassar

Sejak berdiri hingga melebar ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, kini jumlah keanggotaan VAC sudah mencapai 3600 anggota dan semakin solid dalam berorganisasi.

PERIODE KEPEMIMPINAN

Periode 1993-1994 dipimpin oleh Drs. Solehudin NRA 001
Periode 1994-1996 dipimpin oleh Franky Rahmat NRA 007
Periode 1996-1999 dipimpin oleh Acep Rahmat, SH. NRA 002
Periode 1999-2000 dipimpin oleh Oong Komara NRA 051
Periode 2000-2002 dipimpin oleh Ajat Sudrajat NRA 055
Periode 2002-2007 dipimpin oleh Oong Komara NRA 051
Periode 2007-2011 dipimpin oleh Dedy Ibonk NRA 026

KEGIATAN ORGANISASI

Vespa Antique Club kini bukan hanya sekedar melakukan kegiatan wisata berkendara, melainkan sudah kerap menyelenggarakan event berskala kecil, menengah, dan besar. Salah satunya yang rutin diselenggarakan setiap bulan adalah Bhakti Sosial yang langsung menyentuh rakyat yang kekurangan. Hal bermanfaat lain yang sudah dilakukan termasuk di dalamnya Penanaman Pohon (Penghijauan), Pelestarian Asset Budaya Bangsa, dan event-event lain seperti Adventures, Pergelaran Kesenian Tradisional, dan kegiatan lain.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Kiat Menghadapi musim Hujan dan Banjir

Jakarta Musim hujan telah tiba. Selain payung masih banyak yang harus disiapkan agar musim hujan ini tidak mengganggu aktifitas Anda.

Payung merupakan alat yang wajib di bawa ketika musim hujan tiba. Jangan sampai aktifitas Anda terganggu karena tidak membawa payung.

Jangan lupa membawa jaket untuk berjaga-jaga. Tentunya suhu udara akan turun drastis saat musim hujan. Terlebih lagi saat Anda di kantor, suhu AC akan semakin menusuk tulang di saat hujan tiba.

Jagalah kesehatan Anda pada musim hujan karena penyakit seperti flu, batuk, hingga demam kerap menjadi penyakit yang datang pada musim hujan. Minumlah vitamin agar Anda tetap fit.

Selain itu jagalah tubuh dengan tidak memforsir tubuh Anda. Kelelahan sering menjadi salah satu faktor Anda jatuh sakit. Perbanyak minum air hangat untuk melawan suhu dingin.

Pastikan kendaraan Anda dalam keadaan fit sehingga tidak mogok di jalan. Lakukan tune up di bengkel langganan untuk menghindari telat penggantian spare part kendaraan Anda.

Bagi Anda yang mengendarai mobil, pastikan lampu kendaraan, wiper dan AC dalam keadaan baik. Karena bila bermasalah, maka akan menghambat perjalanan Anda. Sedangkan Anda yang mengendarai motor, selalu siapkan jas hujan.

Ada baiknya Anda mengetahui jalur alternatif. Gunanya adalah untuk menghindari jalur-jalur yang terkena banjir. Jangan sekali-kali menerobos banjir yang tinggi. Hal ini dapat membuat kendaraan Anda mogok karena banjir.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Sejarah Vespa

Piaggio didirikan pada tahun1884 di Italia oleh Rinaldo Piaggio. Pada awalnya Piaggio adalah pabrikan yang memproduksi peralatan kapal, rel kereta dan gerbong kereta api. Pada saat Perang Dunia Pertama berkecamuk, Piaggio memproduksi pesawat terbang.

Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio di bom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah

Dibantu oleh ahli pesawat terbang Corradino D’Ascanio, Enrico menciptakan sebuah design alat transportasi roda dua dengan inspirasi dan teknologi dari pesawat terbang. Konstruksi suspensi monoshock untuk memudahkan mengganti ban diadaptasi dari roda pesawat terbang, bahkan produk pertamanya benar-benar menggunakan roda depan pesawat terbang. Starter dibuat dari bagian komponen bom, serta bodinya terbuat dari alumunium seperti bodi pesawat terbang.

Menurut berbagai sumber, Vespa di produksi pertama kali pada tahun 1945. Kata ”Vespa” berasal dari kata ”Wesp” yang berarti ”binatang penyengat atau lebah”. Memang konstruksi Vespa jika dilihat dari atas terlihat seperti lebah.

Dalam perkembangannya, Vespa tidak hanya di pasarkan di Italia, tetapi juga laris di Perancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Brasil serta India. Karena minat konsumen yang begitu besar, Vespa juga di prosuksi di Jerman dan Inggris.

Selain Vespa, pada masa itu juga lahir berbagai merek kendaraan roda dua jenis ini, seperti Lambreta, Zundap, Heinkel, NSU, Hummel. Akan tetapi yang hingga saat ini eksis di Indonesia adalah Vespa dan disusul oleh Lambretta

Sejarah Vespa di Indonesia

Sebenarnya penulis sendiri tidak tahu persis kapan pertama kali Vespa masuk ke Indonesia. Mencoba mencari referensi ke beberapa narasumber pun tidak membuahkan hasil yang konkret. Masing-masing narasumber mempunyai keterangan yang berbeda-beda, akan tetapi mereka mempunyai persamaan persepsi, bahwa “Demam Vespa” di tanah air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesia terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congo saat itu.

Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.

Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia. Bahkan teman saya dari Philipina menyebut bahwa Indonesia adalah surganya Vespa. Sampai saat ini mungkin masih bisa disebut sebagai surganya Vespa. Maraknya ekspor Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Kekayaan Alam Indonesia Berpotensi Dieksplorasi Pihak Lain

Jakarta, Kompas - Potensi dan kondisi kekayaan hayati Indonesia sangat besar, nomor dua di dunia setelah Brasil. Namun, kekayaan itu belum dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi dieksplorasi pihak luar karena longgarnya peraturan dan pemantauan Indonesia atas lalu lintas tumbuhan dan hewan.



Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Endang Sukara mengemukakan hal ini di Jakarta, akhir pekan lalu. Ia dihubungi terkait isu banyaknya contoh kekayaan hayati Indonesia yang sudah dikoleksi oleh pihak lain.

Menurut Endang, Indonesia sebetulnya memiliki peraturan dalam bentuk keputusan presiden yang mengatur peneliti asing di Indonesia. Misalnya mengenai topik penelitian dan mitra kerja di Indonesia. Hal ini untuk menjamin pembagian keuntungan seimbang dan akses Indonesia terhadap teknologi penelitian.

Masalahnya, situasi Indonesia masih longgar. Kepemilikan dan peredaran keanekaragaman hayati belum diatur dengan serius. Belum ada aturan yang membatasi atau melarang seseorang untuk membawa tumbuhan atau hewan keluar atau masuk Indonesia, sebagaimana misalnya dilakukan Pemerintah Australia.

Hal itu mengakibatkan banyak contoh kekayaan hayati Indonesia telah dikoleksi pihak luar. Endang pernah bertemu wakil sebuah perusahaan dari Eropa yang bergerak di bidang bioprocessing/drugs discovery, yang menyatakan tidak tertarik dengan kawasan tertentu di Indonesia karena telah memiliki contoh tumbuhan di daerah tersebut.

Masalah lain yang dihadapi Indonesia adalah kerusakan alam yang terjadi secara progresif sehingga mengancam keanekaragaman hayati. Di sisi lain belum ada kesadaran tentang perlunya riset dan strategi pemanfaatan keanekaragaman hayati.

Keprihatinan atas hilangnya kekayaan hayati juga mengemuka dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Komisi Bioetika Nasional, Selasa pekan lalu. Menurut Didik Widyatmoko dari Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI, keanekaragaman mamalia Indonesia berada di urutan ke-2 di dunia, reptilia dan primata masing-masing di urutan ke-4. Keanekaragaman tumbuhan Indonesia menempati peringkat ke-5 dunia. Namun, hal itu terancam hilang karena hutan Indonesia mengalami deforestasi, fragmentasi, dan konversi. (ATK)



Sumber: Kompas
»»  BACA SELENGKAPNYA